Header Ads

Ad Home

Ingin Bebas Dari Pertanyaan Malaikat Dialam Kubur, Jadilah Seperti Lima Golongan Ini

Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Sehebat apapun mahluk di bumi, suatu hari akan menemukan kematiannya. Setelah ajal manusia akan menjalani kehidupan di alam barzah hingga hari kiamat nanti. Dan sebuah keniscayaan bahwa di alam barzakh setiap manusia akan bertemu dengan dua malaikat yaitu Munkar dan Nakir. Dua malaikat inilah yang nanti akan menanyai manusia saat di alam barzakh. Berdasarkan hadist riwayat Bukhari dan Muslim, pertanyaan yang diajukan adalah siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapakah yang diutus diantara kamu? Pertanyaan ini memang mudah, namun hanya bisa dijawab oleh orang yang memang menjalankan perintah agama semasa hidup. Jika tidak bisa dijawab, maka dua malaikat yang begitu menyeramkan itu akan memukul tanpa belas kasihan sedikitpun. Namun ternyata, ada golongan manusia yang bisa terbebas dari pertanyaan malaikat didalam kubur. Inilah golongan yang manusia yang mendapat keistimewaan tersebut. Berikut penjelasannya:
  1. Golongan Manusia yang Mati Syahid: Golongan pertama yang terbebas dari pertanyaan kubur adalah manusia yang mati dengan jalan syahid.  Dari sebuah riwayat dari Rasyid bin Sa’ad disebutkan bahwa ada seseorang yang bertanya pada Nabi Muhammad SAW. “Wahai Rasulullah SAW, mengapa orang-orang beriman akan diuji dalam kubur, kecuali para syuhada?” Beliau menjawab, “Kilatan pedang yang berkelabat di atas kepala mereka sudah cukup menjadi ujian bagi mereka.” Setiap orang yang beriman lalu ia meninggal dalam keadaan baik, dalam keadaan beribadah kepada Allah atau melakukan aktivitas menegakan syariat Allah maka akan mendapatkan pahala sahid juga, termasuk para wanita yang meninggal saat melahirkan, dan ia ikhlas menjalani prosesnya karena Allah, maka wanita tersebut juga tergolong mati syahid. 
    ingin bebas dari pertanyaan malaikat dialam kubur, jadilah seperti lima golongan ini
  2. Golongan yang berjaga di tapal batas wilayah muslim dari serangan musuh karena Allah: Golongan selanjutnya yang terbebas dari fitnah kubur adalah mereka yang menjaga perbatasan kaum muslim dari para musuh laknatullah. Mereka yang bekerja lalu kemudian meninggal ini akan terbebas dari pertanyaan malaikat Munkar dan Nankir. Fadhdhalah ibn Ubaid meriwayatkan dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa Rasulullah bersabda “Ribath sehari semalam lebih baik dari puasa dan shalat malam sebualan. Kalau seseorang mati dalam kondisi seperti ini, amalnya akan mengalir dan dicurahkan rizki atasnya serta dijamin bebas dari ujian (kubur).” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).
  3. Orang yang Meninggal Karena Sakit Perut: Ternyata orang yang meninggal dunia karena sakit perut juga akan terhindar dari fitnah kubur atau pertanyaan malaikat Munkar dan Nankir. Abu Daud mengeluarkan Hadis secara Marfuu' : "Siapa mati karena penyakit dalam perutnya tidaklah dia disiksa dalam kuburnya " - Juga Riwayat Ibu Maajah Al Baihaqi dan At - Turmudzi dimana dia menganggap itu Hasan. Selain itu, Abu Ishaq As-Syu’aiby berkata, Sulaiman bin Shord berkata kepada Khalid bin Urfathah atau sebaliknya, Khalid berkata kepada Sulaiman, “Apakah kamu mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa meninggal karena sakit perut, tidak akan diazab dalam kuburnya’.” Salah seorang dari mereka menjawab, ‘Ya’
  4. Meninggal pada hari Jum’at: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang Muslim yang meninggal pada hari Jum’at atau malam jumat kecuali Allah pasti akan menjaganya dari fitnah kubur.” Dalam hadits Abdullah ibn Amru, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap Muslim yang meninggal pada hari Jum’at akan dijaga oleh Allah dari fitnah kubur.” [HR. Ahmad dan Tirmidzi; Dinyatakan kuat oleh syaikh al-Albâni rahimahullah dalam Ahkâmul Janâiz, hlm. 35].
  5. Orang yang sering membaca surat Al-Mulk: Ternyata membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh akan membuat orang terhindar dari siksa kubur. Hal ini biasanya dilakukan Rasulullah setidaknya malam Jumat. Rasullulah saw menyebutkan Surah ini dengan" Al-Maani'ah " (Pencegah , penahan dari siksaan). Beliau bersabda yang artinya:  "Dialah surah Pencegah yang mencegah pembacanya dari siksa Kubur "  Riwayat An - Nasaa'i . Hadis Riwayat At - Turmudzi meneruskan Ibnu ' Abbaas (Hasan). "Barang Siapa yang pada setiap malam membaca Tabaarak .. , maka  dia akan dicegahkan oleh Allah ' Azza Wa Jalla dari siksa Kubur " HR. An - Nasaa'i melalui Ibnu Mas'uud

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.