Header Ads

Ad Home

Ini Jawaban Kenapa Orang Yang Sedang Sakaratul Maut Selalu Melihat Ke Atas

Setiap yang bernyawa pasti akan mati, hanya saja kita tidak pernah mengetahui kapan waktunya. Namun jika sudah saatnya tiba, tidak ada yang dapat mencegahnya. Apakah anda pernah melihat langsung orang yang sedang meregang nyawa? Mungkin tidak semua orang berani berdekatan langsung dengan orang yang sedang sekarat. Tapi jika diperhatikan, biasanya orang yang sedang menghadapi sakaratul maut itu selalu melihat ke atas? Kenapa demikian?

Diambil dari BersamaBerdakwah.net, bila orang beriman akan menemui ajalnya, maka ia akan melihat para malaikat yang begitu cerah turun dari langit. Kemudian para malaikat itu akan duduk di sekitar orang yang meninggal. Orang yang sedang sakaratul maut pasti melihat ke atas atau ke depan, bukan ke kanan atau ke kiri, karena pada dasarnya orang yang sekarat bisa melihat malaikat ada di dekatnya.
Ini Jawaban Kenapa Orang Yang Sedang Sakarat Maut Selalu Melihat Ke Atas
Lalu malaikat maut akan duduk tak jauh dari kepala seorang mukmin. Jika mukmin tersebut meninggal dalam khusnul khotimah, Malaikat Maut berkata, "Wahai jiwa yang tenang, keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaan-nya."

Setelah ruh keluar dari jasad, para malaikat tadi akan membawanya naik ke atas. Ketika sampai di langit, mereka memohon agar pintu langit dibuka, sampai akhirnya tiba di langit ke tujuh. Ruh orang yang mukmin akan ditidurkan di alam barzah untuk menunggu hari kiamat datang.

Lalu bagaimana dengan orang yang tidak beriman? Maka kebalikannya dari orang yang mukmin. Malaikat yang datang berada dalam wujud yang menyeramkan sambil menunjukkan tempat mengerikan kepada orang tersebut. Saking terkejut dan takut, orang itu pun meninggal dalam keadaan mata melotot. Dan ia tidak akan bisa menembus pintu langit, karena pintu langit ditutup rapat oleh Allah bagi orang yang tidak beriman. 

Jadi, tugas kita yang masih hidup yaitu membimbing orang yang sedang sekarat untuk mengucapkan kalimat La Illaha Illallah.

Rasulullah SAW bersabda: "Bernarlah itu tanda sakaratul maut karena dunia itu rasanya sudah hambar. Maka yang kita lakukan adalah tenangkan , talkin. Ia melihat peristiwa besar, jangan paksakan untuk memahami kita. "Ajarilah orang (menjelang) wafat di antara kamu dengan kalimat La Illaha Illallah." (HR. Muslim).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.