Header Ads

Ad Home

Koordinator Komtak: Kini Posisi Ahok Diujung Tanduk, Dukungan Terhadap Ahok Melalui Jalur Parpol Pun Mulai Diragukan

Lieus Sungkharisma (Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi/KomTak) mengatakan batalnya Ahok dalam pendaftaran cagub dan wagub jalur perorangan menunjukan bahwa mantan bupati Belitung Timur ini adalah seorang yang tidak konsisten..

Seperti berita yang Dilansir dari Teropongsenayan, Lieus mengatakan, sebelumnya Ahok sudah berkoar-koar untuk maju melalui jalur independen dengan pengumpulan 1 juta KTP. Dan Katanya, KTP itu sudah berhasil dikumpulkan oleh komunitas Teman Ahok.
Koordinator Komtak: Kini Posisi Ahok Diujung Tanduk
“Ada dugaan KTP yang dikumpulkan teman Ahok itu sebenarnya KTP bodong,” ujar Lieus usai acara nonton bareng film dokumenter tentang Kedok Palsu Revitalisasi bersama Rizal Ramli di Kampung Akuarium, Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/8/2016).

Lieus menambahkan, “Mungkin Kini, kita tinggal menunggu apakah Ahok akan mendaftar sebagai calon gubernur bersama wakilnya melalui jalur partai politik atau tidak. “Jangan-jangan Ahok pun tidak jadi maju dari jalur Parpol dengan alasan yang dicari-cari. Sebab, setelah pintu dari jalur perseorangan ditutup, kini dukungan melalui jalur Parpol pun mulai meragukan. Pasalnya kini Ahok sudah tak punya lagi bargaining position lagi,” tuturnya.

Tanpa bargaining position yang kuat, apakah Ahok bisa menolak Cagub dari partai politik pengusung. Dan kalau Ahok menolak, siapa yang menjamin parpol pengusung itu tidak akan menarik dukungannya.

Gelagat ke arah sana, tambah Lieus, sudah mulai terlihat. Misalnya dengan ngototnya Ahok melalui para pendukungnya mendesak Megawati untuk menerimanya sebagai Cagub DKI dari PDI Perjuangan. Sekarang kata Lieus, posisi Ahok sebenarnya berada di ujung tanduk. Dan Itulah kondisi yang mendasari mengapa Ahok mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait cuti kampanye untuk incumbent.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.