Yang Belum Tahu Perbedaan Muhrim Dengan Mahram, Berikut Penjelasannya
Mungkin anda tidak merasa asing dengan kata muhrim dan mahram. Kata muhrim atau mahram sering digunakan oleh masyarakat saat dalam kondisi tertentu. Seperti saat seseorang tidak mau bersentuhan tangan ketika bersalaman, alasannya “bukan Muhrim atau bukan Mahram”. Padahal dua kata itu beda makna meski dalam penyebutan hampir sama. Dan kita kadang salah mengucapkan. Muhrim dan mahram, adalah dua istilah yang sering terbalik-balik dalam percakapan masyarakat. Terutama mereka yang kurang perhatian dengan bahasa Arab.
Dikutip dari konsultasisyariah.com, kata muhrim dan mahram memiliki arti yang jauh berbeda. Memang teks arabnya sama, tapi harakatnya beda. Teks arabnya:
محرم
- Muhrim (huruf mim dibaca dhammah dan ra’ dibaca kasrah) artinya orang yang melakukan ihram. Ketika jamaah haji atau umrah telah memasuki daerah miqat, kemudian dia mengenakan pakaian ihramnya dan menghindari semua larangan ihram, orang semacam ini disebut muhrim. Dari kata Ahrama – yuhrimu – ihraaman – muhrimun.
- Mahram (huruf mim dan ra’ dibaca fathah) artinya orang yang haram dinikahi karena sebab tertentu.



Post a Comment