Jauhkan Karpet Atau Tikar Jenis Ini Dari Anak Anda Sebelum Anda Menyesal
Anda mungkin tidak merasa asing lagi dengan jenis karpet yang satu ini. Karena sebagian besar keluarga di indonesia sering menggunakan karpet ini. Biasanya mereka meletakannya dikamar anak atau di ruangan khusus tempat anak bermain. Para ayah juga para ibu sahabat Rumah Salam, sebaiknya anda berhati-hati dalam membeli benda-benda yang anda peruntukan untuk buah hati tercinta dirumah. Karena akhir-akhir ini marak beredar produk mainan yang bisa membahayakan anak-anak kita.
Sahabat Rumah Salam, tahukah anda bahwa Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sudah mendesak pemerintah agar segera mengawasi peredaran mainan anak-anak di pasar Indonesia dengan serius. Upaya ini bertujuan untuk mengendalikan laju impor mainan anak-anak yang ternyata mengandung zat kimia berbahaya. Salahsatu benda yang dianggap cukup berbahaya bagi anak adalah Karpet Puzzle warna-warni. Karpet ini mudah didapatkan terutama ditoko mainan anak-anak.
Menurut Ketua Umum APINDO, Sofjan Wanandi, penerapan Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) pada mainan anak-anak akan sangat efektif mengurangi maraknya peredaran mainan anak-anak beracun asal luar negeri alias impor.
Sahabat, mungkin kita juga sudah memilkinya dirumah. Hal yang tidak bisa dipungkiri bahwasannya Tikar atau matras berpola puzzle raksasa dengan warna-warna cerah bertuliskan huruf atau gambar itu kini telah marak beredar di pasar dan telah banyak terdapat di kamar anak-anak. Bahkan mungkin kita juga sering menemukannmya di fasilitas bermain dan taman kanak-kanak.
Bersikap waspada jauh lebih baik. Daripada hal buruk terjadi pada anak kita dikemudian hari. Sejak awal tahun 2011 negara-negara di eropa telah melarang peredaran produk ini. Contohnya dan beberapa negara lainnya sedang mempertimbangkan tindakan yang sama.
Jika amda bertanya mengapa karpet ini berbahaya? Jawabnya.. Karena katanya kerpet puzzle anak atau tikar busa anak mengandung formamida, zat yang bersifat karsinogenik (memicu kanker) dan menyebabkan iritasi mata dan kulit. Dalam bentuk murninya, formamida adalah zat kimia yang tidak berwarna dan kental, berbau amonia ringan, mudah larut dalam air dan mudah memasuki tubuh melalui pernapasan atau paparan kulit. Formamida murni sangat korosif dan cepat mengiritasi mata dan kulit. Zat beracun itu ditambahkan selama proses manufaktur untuk membuat busa lebih lentur dan empuk. Anak-anak sangat rentan terhadap formamida karena mereka dapat memasukkan serpihan atau potongan busa ke dalam mulut mereka tanpa kita ketahui.



Post a Comment